Apraksia Kalosal
callosal apraxia
Ringkasan Singkat
Apraksia kalosal adalah ketidakmampuan untuk melakukan gerakan terarah yang telah dipelajari, disebabkan oleh lesi pada korpus kalosum, yang mengganggu komunikasi antara hemisfer otak.
Apraksia kalosal adalah suatu kondisi neuropsikologis yang ditandai oleh ketidakmampuan untuk melakukan gerakan terarah atau terencana yang telah dipelajari, meskipun tidak ada defisit motorik atau sensorik dasar yang dapat menjelaskan masalah tersebut. Gangguan ini secara khusus disebabkan oleh adanya lesi atau kerusakan pada korpus kalosum.
Korpus kalosum adalah jalur utama yang menghubungkan kedua belahan otak. Ketika terjadi lesi di sini, komunikasi antara belahan otak kanan dan kiri terganggu. Ini berarti bahwa instruksi motorik dari satu belahan otak (misalnya, belahan kiri yang dominan untuk bahasa) mungkin tidak dapat ditransfer secara efektif ke belahan otak yang lain (belahan kanan yang mengontrol sisi kiri tubuh), menghasilkan kesulitan dalam melakukan tindakan motorik yang kompleks, terutama ketika melibatkan perintah verbal atau koordinasi bimanual. Apraksia kalosal memberikan wawasan penting tentang bagaimana integrasi antar-hemisfer berperan dalam perencanaan dan pelaksanaan tindakan terarah.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- American Psychological Association. (n.d.). Callosal apraxia. APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/callosal-apraxia
- Heilman, K. M., & Watson, R. T. (2012). Apraxia. In S. K. Gilman (Ed.), Neurobiology of Disease (pp. 583-588). Academic Press.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.